Perselisihan antar kelompok atau yang biasa dikenal dengan konflik. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. Perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan dibawasertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.
Di abad 20-an ini, nampaknya perselisihan antar kelompok sudah tidak jarang lagi kita dengar mulai dari kalangan junior sampai senior. karena itu kita sebagai kaum berseragam sekolah tidak boleh tinggal diam dengan konflik-konflik yang sering terjadi ini, demi masa depan bangsa yang lebih cerah dan terjamin. Karena itu lah kita harus melakukan hal-hal sebagai berikut :
1. Saling menghormati dan menghargai sesama kelompo
2. menjalinkan kekompokan yang berpengaruh positif untuk kelompok.
3. tidak ada kata rasisme atau membeda-bedakan
4. musyawarah untuk mencapai satu tujuan bersama.
Itulah hal-hal yang minimal dapat menciptakan kehidupan yang lebih tentram dan mengurangi adanya perselisihan antar kelompok tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar